Sabtu, 19 Januari 2013

Mercedes Benz 300SL dan 500SL

Dalam kamus Mercedes-Benz, tipe SL bukanlah keturunan dari kelas S. Kelahiran kelas S terjadi pada 1949, dengan model 170S. Sementara SL lahir pada 1952 dan diproduksi massal pada 1954. Seri S singkatan dari Super. Sedangkan singkatan SL mengandung makna yang berbeda. SL berarti Sport Leicht atau mobil sport yang ringan. Jelas perbedaan nama ini juga akan mencirikan masing-masing kelas. Seperti .kita ketahui, kelas S lebih menonjolkan kemewahan dan kenyamanan .jadi bagian penting di mobil ini. Sedangkan untuk Mercedes Benz SL, sesuai dengan namanya, mencirikan jiwa sporti yang selalu mengidamkan tantangan dalam berkendara. Makanya baik disain maupun fasilitas yang tersedia sangat diperuntukkan bagi kemampuan bermanuver pada kecepatan tinggi.  

SAYAP CAMAR 

Cikal bakal kelahiran Mercedes Benz SL banyak diilhami dari arena balap. Seiring dengan perkembangan yang dialami maka tipe 300SL dibuat dan diproduksi massal. Perubahan disain yang dilakukan pada Mercedes Benz LS sangat drastis, sangat berbeda dari tipe-tipe yang sudah mereka buat. Bentuknya dinamis dan sporti menggantikan model lain yang masih berbentuk serba besar dan bulat. Anggaplah ini merupakan sebuah titik awal disain modern yang dilakukan MB. Sementara L yang bermakna ringan, diwakili dengan adanya bahan pembuat yang relatif ringan dari mobil yang pernah MB buat. Sekalipun ringan, kerangka mobil ini memiliki struktur sangat kaku yang dibutuhkan dalam mendukung stabilitas mobil. Mercedes Benz 300SL menggunakan mesin yang dipakai 3005 saat diuji dalam beberapa ajang balap seperti LeMans, Swiss, Nurburgring bahkan Mexico. Beberapa gelar direbut mobil ini. Perubahan dilakukan berdasarkan pengalaman di ajang balap. Mau tahu? Penggunaan teknologi injeksi langsung bahan bakar sudah diterapkan di SL ini. Dengan teknologi ini mesin 6 silinder berkapasitas 2.996cc mampu mengucurkan tenaga sebesar 215tk/5.800rpm. Kecepatan yang sanggup dilampaui dengan rasio gigi akhir 3,64 secepat 235km/jam. Kalau memakai gigi akhir 3,25 maka kecepatannya bisa mencapai 260km/jam. Sistem pengereman yang dipakai Mercedes Benz 300SL masih menggunakan sistem yang sama dengan 300S. Mengandalkan sistem tromol dengan bantuan booster. 

Dalam satu keluarga SL, ada beberapa tipe yang menjadikannya ber beda secara fisik. Ada tipe kupe, roadster dan pintu sayap camar. Sebenarnya tipe terakhir sama dengan tipe pertama, hanya saja arah bukaan pintunya dibuat berlainan. Selama 4 tahun, Mercedes Benz 300SL diproduksi sebanyak 1.400unit. Tipe sayap camar menjadi legendaris karena keunikan arah bukaan pintunya. Pada tahapan produksi selanlutnya terjadi beberapa perubahan yang terjadi dalam tubuh 300SL. Mobil bertambah berat karena pemakaian bahan kerangka yang berbeda. Era kedua, 300SL menggunakan kerangka turbular. Berat mobil jadi 1.330kg dari 1.295kg. Guna mengimbangi peningkatan bobot tersebut, maka dilakukan pula pembenahan pada sistem poros nok. Komponen kompetisi dipasangkan di mobil ini sehingga rasio kompresi naik jadi 9,5:1. Tenaganya mencapai 250tk/6.200rpm. SL versi pertama berasio kompresi sebesar 8,55:1. Guna mengimbangi kenaikan tenaga, di keempat roda SL sudah dipasangi rem cakram.  

MASA KINI 

Kelangsungan hidup SL masih berjalan sampai kini. Masa demi masa dilewati dan perkembangan teknologi begitu pesat. lnilah yang membedakan antara SL di masa gull wing dengan SL masa kini. Tapi bila mewakili tiap generasi yang ada, maka SL tetap menggunakan teknologi yang tercanggih pada masanya. Namun demikian, cikal bakal disain 300SL sedikit banyak masih tertanam di SL yang ada sekarang. Jiwa Mercedes Benz 300SL yang penuh dengan passion, excitement, dan enjoyment masih melekat. Misal disain lampu. Walau berbeda, tetap saja pola lampu bulat masih digunakan, dan disainnya dibuat lebih dinamis. Coefficient of drag SL 500 mencapai 0,29. lni mengindikasikan, bahwa mobil sport sebisa mungkin menghilangkan hambatan angin yang mungkin terjadi. Selain itu, disain lain yang jadi perbedaan teknologi antara yang baru dan lama adalah penggunaan atap yang bisa dibuka (konvertibel). 

Dengan teknologi yang diterapkan, atap dapat terbuka dalam 16detik. Mesin SL 500 berkonfigurasi V-B berkapasitas 4.966cc. Dari mesin ini dapat dihasilkan tenaga sebesar 306tk pada 4.500rpm. Sementara torsinya sebesar 46ONml2.70Orpm. Waktu yang dicatat pabrik untuk berakselerasi 01OOkm/jam adalah 6,3detik. Sementara konsumsi bahan bakarnya mencapai 12,7liter per 100km. Demi keselamatan penumpang maka, standar keselamatan diterapkan pada SL 500. Misal batangan penyangga kepala (roll-over ba) yang muncul secara otomatis saat sensor menangkap mobil akan terguling. Selain itu ABS yang berdampingan dengan brake asstst ataupun sistem kontrol stabilitas yang juga meliputi penjaga keselamatan selama menikung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar